Untuk itu, pemerintah desa telah menyiapkan rencana penghijauan di sekitar tanggul.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menanam bambu di sisi kiri dan kanan tanggul sepanjang kurang lebih satu kilometer. Program tersebut akan melibatkan masyarakat dan direncanakan menggunakan dana desa.
“Kami akan menanam bambu di sekitar pinggiran kiri dan kanan sepanjang satu kilometer. Kami akan bekerja sama dan menggunakan dana desa untuk menanam bambu supaya tidak terjadi erosi,” jelas Daniel.
Penanaman bambu diharapkan dapat membantu memperkuat tanah di sekitar tanggul sekaligus mengurangi ancaman erosi yang dapat mengganggu konstruksi.
Warga Diajak Menjadi Penjaga Tanggul
Daniel menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan kontraktor. Masyarakat juga memiliki peran penting untuk menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.
“Yang berikutnya, kami akan menjaga keadaan tanggul yang sekarang bersama masyarakat,” tegasnya.
Ajakan tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Desa Lewalu untuk memastikan infrastruktur yang telah dibangun tidak cepat rusak dan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












