Merasa janggal dengan situasi yang terjadi, keesokan harinya Henri Melki Simu mengunjungi Marga PMKRI Malaka di depan Gereja Katolik Betun. Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mengonfirmasi nomor WhatsApp yang sebelumnya menghubunginya dan meminta uang.
Di lokasi, Wakil Bupati hanya mendapati beberapa anggota PMKRI yang sedang bersantai. Ia kemudian bertanya mengenai keberadaan Ketua PMKRI Malaka dan anggota lainnya yang ikut dalam aksi demonstrasi.
Henri Melki Simu ingin memastikan apakah ada penjelasan dari Pemda Malaka yang belum dipahami sehingga muncul pemberitaan negatif.
“Kemarin saya tanya, sudah paham? Kalian jawab iya. Tapi setelah keluar, muncul berita yang menyebut Pemda Malaka tidak mampu menjawab tuntutan. Di dalam lain, di luar lain,” ungkap Henri Melki Simu.
Seorang pemuda yang mengaku sebagai koordinator lapangan (korlap) aksi demo pun datang untuk berdiskusi dengan Wakil Bupati Malaka. Henri Melki Simu kembali menjelaskan secara rinci jawaban dari Pemkab Malaka terkait tuntutan yang diajukan oleh PMKRI Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












