Dalam pertemuan tersebut, Henri Melki Simu menunjukkan nomor WhatsApp yang sebelumnya meminta bantuan dana.
Awalnya, anggota PMKRI Malaka yang hadir tampak mengelak, tetapi setelah dicocokkan dengan daftar kontak anggota, terbukti bahwa nomor tersebut memang milik Ketua PMKRI Malaka, Yanto Opat.
“Saya merasa tidak nyaman dengan cara seperti ini. Masa baru habis demo langsung minta uang ke saya? Saya sering membantu organisasi mahasiswa, tapi bukan dengan cara begini,” kata Henri Melki Simu.
Ia juga mengingatkan agar PMKRI tetap mandiri dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak lain.
“Saya mendukung aksi demonstrasi kalian, tapi harus berbasis data yang benar,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama terkait transparansi dan integritas dalam gerakan mahasiswa. Hingga kini, Ketua PMKRI Malaka Yanto Opat, belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan dana tersebut.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












