“Di zaman era 4.0 ini, melalui media sosial kita tahu bahwa kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di mana-mana. Karena itu, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan dan kesadaran masyarakat,” ungkapnya.
Modesta menjelaskan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di Desa Babulu.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, baik oleh TP PKK Kabupaten maupun PKK Desa, sebagai bentuk komitmen bersama dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.
“Mari kita jadikan keluarga sebagai tempat yang aman dan penuh kasih bagi anak-anak dan perempuan. Pencegahan harus dimulai dari rumah,” tutup Modesta.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
