Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung agar pelayanan traktor benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Salah satu petani pemilik lahan, Wilibrodus, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Malaka terhadap kebutuhan petani.
“Kami terima kasih kepada Bapak Wakil, Bapak HMS, yang sudah datang melihat langsung pacul tanah kami,” ungkapnya.
Kepala Desa Weoe, Stefanus Alfridus Bria, menyebutkan bahwa total lahan yang akan dikerjakan traktor di desanya mencapai 90 hektare.
“Saya juga selalu cek masyarakat yang tanahnya dibalik. Kalau sudah dibalik wajib bayar pajak bumi dan bangunan,” ujarnya.
Dengan adanya pembalikan lahan gratis ini, pemerintah berharap masyarakat terdorong untuk semakin maksimal dalam mengelola tanahnya sekaligus mendukung ketertiban administrasi pertanahan.
Pemkab Malaka Dibawah kepemimpinan SBS-HMS terus berupaya menggenjot ketahanan pangan dan kesejahteraan petani sebagai pelaku utama pertanian daerah.
Program traktor gratis ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
