“Dapur itu tidak ada IPAL atau apa sampai buang sampah sembarangan di Kali Benenain ini,” tegas warga.
Sementara itu, sopir truk pengangkut limbah saat ditemui di lokasi mengaku hanya menjalankan perintah atasan. Ia juga mengakui sebelumnya sudah beberapa kali mendapat teguran dari masyarakat.
“Saya hanya ikut perintah atasan,” katanya singkat.
Di sisi lain, pihak pengelola dapur MBG saat dikonfirmasi Redaksi Media menyebut cairan yang dibuang hanyalah air sabun bekas cucian dapur. Namun pernyataan itu berbeda dengan pengakuan warga yang menyebut limbah tersebut mengeluarkan bau menyengat dan sangat meresahkan masyarakat sekitar.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












