TimorMedia.Com – Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Malaka, Yanto Opat, meminta bantuan dana kepada Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, usai melakukan aksi demonstrasi terhadap Pemerintah Kabupaten Malaka.
Permintaan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp secara pribadi.
Menurut informasi yang beredar, Yanto Opat menghubungi Wakil Bupati Malaka untuk meminta dana guna membeli tiket ke Jakarta.
Namun, Henri Melki Simu yang belum menerima gaji sebagai wakil bupati tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.
“Minta maaf, untuk sementara saya belum ada,” balas Wakil Bupati Malaka dalam pesan tersebut.
Tak lama setelah kejadian itu, berbagai media online mulai memberitakan bahwa Pemkab Malaka tidak mampu menjawab tuntutan dari PMKRI Malaka.
Henri Melki Simu menilai pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan karena saat pertemuan, Pemkab Malaka sudah memberikan jawaban lengkap terkait tuntutan yang diajukan.
“Narasinya sangat menyudutkan Pemda Malaka. Padahal, semua tuntutan sudah kami jelaskan bersama Sekda, Kepala Bagian Umum, dan beberapa bagian terkait. Semua pertemuan juga direkam dari awal hingga selesai,” tegas Wakil Bupati Malaka.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












