Ia juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya menyuarakan kritik di luar sistem, tetapi aktif berdialog langsung dengan pemerintah.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus membangun komunikasi konstruktif dengan pemerintah. Masukan dari mahasiswa sangat penting,” ucapnya.
Di akhir kegiatan, Gustaf Manit, Ketua Umum IPPJAR AMBADA, mengajak mahasiswa untuk terus berkolaborasi dalam mengawal jalannya pemerintahan.
“Kegiatan ini semoga menjadi awal bagi mahasiswa Kabupaten Kupang untuk bersatu dan terus mengawasi kebijakan agar berpihak pada masyarakat kecil,” pungkas Gustaf.
Topik Hangat dalam Dialog Publik Mahasiswa Kupang:
- Status hukum Direktur PDAM
- Transparansi program Beasiswa K3P
- Peran staf khusus Bupati dalam pengambilan kebijakan
- Pengelolaan dan status Pulau Kera
- Efektivitas program seratus hari kerja Bupati Kupang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












