Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Lalai dan Tak Transparan, Kades Rabasa Haerain Terancam Dicopot

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
BPD dan Warga Rabasa Haerain Minta Bupati Malaka Copot Kepala Desa Karena Hal Ini/ Ketua BPD Fransisikus Klau saat membantu menarik Pipa pansimas yang usai dibongkar oleh kepala desa. dok istimewah

2. Urusan Kemasyarakatan

Kepala Desa dianggap tidak aktif dalam membina masyarakat. Ia jarang menggerakkan kerja bakti, yang menyebabkan lingkungan desa kotor dan terkesan tidak terurus.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ia juga dinilai tidak peka terhadap peristiwa sosial, termasuk tidak menghadiri acara duka warga, meskipun telah diundang.

3. Pengelolaan Pembangunan dan Dana Desa

BPD menuding Kepala Desa tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa (DD). Tidak ada papan informasi APBDes yang dipasang di ruang publik, dan BPD tidak menerima salinan dokumen tersebut untuk keperluan pengawasan.

Baca Juga :  Seleksi Jabatan Strategis Malaka 2025: Hanya Pejabat Kompeten yang Akan Dipilih

Sejumlah proyek tahun 2024 pun belum selesai hingga pertengahan 2025, memicu dugaan penyalahgunaan anggaran.

Kepala Desa dan Kontraktor Saling Bantah

Saat dikonfirmasi tim media, Patrisius Seran menyatakan siap bertanggung jawab jika ditemukan masalah. Ia menyebut keterlambatan pembangunan disebabkan oleh cuaca buruk dan kurangnya konsistensi dari pihak ketiga.

Baca Juga :  Hiraukan BA Kesepakatan Dinas PMD, Warga Nilai Kades Vinsen Atolan Tidak Mampu Jalani Roda Pemerintahan Desa

Namun, kontraktor bernama Joka membantah pernyataan tersebut. Ia mengaku tidak menerima kontrak kerja resmi dan hanya mereproduksi material sesuai pembayaran yang diterima dari Kepala Desa.

Bupati Malaka Tindak Lanjut dengan Inspeksi dan Audit

Menanggapi aduan tersebut, Bupati Malaka SBS memerintahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk melakukan inspeksi ke Desa Rabasa Haerain pada 22 Mei 2025. Tim menemukan proyek jamban sehat Tahun 2024 masih pada tahap fondasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung