Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa para relawan tidak hanya membawa keahlian dan tenaga untuk membantu korban bencana, tetapi juga membawa nama masyarakat Kabupaten Malaka.
Menurut Bupati SBS, keberangkatan tujuh relawan medis ini memiliki makna lebih luas. Kehadiran mereka merupakan bagian dari misi kemanusiaan sekaligus bentuk kepedulian masyarakat Malaka terhadap saudara-saudara di Flores yang sedang mengalami musibah.
Para relawan diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan di tengah kondisi bencana.
Bupati juga meminta para relawan untuk bekerja dengan hati, mengedepankan rasa kemanusiaan, serta tetap menjaga komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak di lokasi bencana.
Pengiriman tujuh tenaga kesehatan ini menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas masyarakat Malaka untuk korban bencana Flores.
Di tengah kondisi sulit yang dihadapi masyarakat terdampak, kehadiran dokter, bidan, dan perawat dari Malaka diharapkan dapat membantu memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus meringankan beban para korban.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












