TimorMedia.Com – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Loofoun Bone di Desa Umalawain, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, disegel oleh para pekerja akibat belum dibayarkannya upah mereka.
Para Pekerja itu menuntut pembayaran sebesar Rp 185 juta yang hingga kini masih tertahan di kepala sekolah Ida Un.
Diberitakan sebelumnya, SLBN Loofoun Bone Disegel Pekerja, Kepsek Belum Bayar Jasa Tukang Rp 185 Juta.
Wardi Nahak, perwakilan dari tiga subkontraktor menjelaskan, seluruh pekerjaan telah selesai, termasuk pekerjaan tambahan juga sudah selesai dikerjakan.
“Delapan unit sudah selesai, bahkan pekerjaan tambahan juga rampung. Tapi sampai sekarang, kepala sekolah belum membayar hak kami,” ujar Wardi Nahak di kediamannya, Senin (31/3/2025).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB), seluruh proyek telah diselesaikan sesuai ketentuan. Para pekerja pun telah berulang kali meminta pembayaran, tetapi tidak mendapatkan respons dari pihak sekolah.
Dari total anggaran yang dialokasikan, 11 persen masih tertahan di kepala sekolah SLBN Loofoun Bone, Ida Un. Para pekerja mempertanyakan alasan keterlambatan pembayaran, mengingat kepala sekolah telah mengakui bahwa dana tersebut tersedia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
