Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  
Topik : 

Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025

Avatar photo
Reporter : Juan Agilo Editor: Redaksi
Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025 Penulis:Apriliano Juan Agilo Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana Kupang,Nusa Tenggara Timur/ istimewa

Penulis: Apriliano Juan Agilo

Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana Kupang,Nusa Tenggara Timur

ABSTRAK

Tulisan ini menganalisis hubungan kekuasaan dalam turnamen El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 sebagai arena yang melampaui sekadar kompetisi olahraga. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif-analitis dengan melihat interaksi antara aktor institusional, geografis, ekonomi, dan simbolik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuasaan institusional dipegang oleh Asprov PSSI dan pemerintah daerah melalui kontrol regulasi, legitimasi, dan sumber daya. Di sisi lain, terjadi persaingan horizontal antar kabupaten/kota yang merefleksikan ketimpangan pembangunan daerah dan perebutan dominasi simbolik melalui identitas lokal. Selain itu, komersialisasi turnamen mengindikasikan munculnya kekuasaan ekonomi baru yang melibatkan sponsor, pengurus, dan pemain sebagai aset. ETMC juga berfungsi sebagai jalur struktural menuju kompetisi nasional, sehingga menciptakan hierarki dan peluang mobilitas dalam sistem sepak bola Indonesia. Dengan demikian, ETMC 2025 dapat dipahami sebagai ruang kontestasi multidimensional, di mana kekuasaan diproduksi, dinegosiasikan, dan dipertahankan melalui praktik olahraga, politik lokal, dan ekonomi.

Baca Juga :  Puteri Malaka Raih IPK Tertinggi, Laura Katharina Resmi Sandang Gelar Dokter Hewan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung