Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025

Avatar photo
Reporter : Juan Agilo Editor: Redaksi
Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025 Penulis:Apriliano Juan Agilo Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana Kupang,Nusa Tenggara Timur/ istimewa

E.KESIMPULAN DAN SARAN

1.Kesimpulan

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa El Tari Memorial Cup (ETMC) 2025 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi arena kontestasi kekuasaan yang kompleks dan multidimensional. Kekuasaan dalam turnamen ini terlihat dalam beberapa aspek:

1. Kekuasaan institusional – PSSI dan pemerintah daerah memiliki kontrol signifikan terhadap regulasi, penyelenggaraan, dan legitimasi turnamen.

Baca Juga :  Bupati SBS Ajak Warga Malaka Bangun Budaya Kebersihan Melalui Jumat Bersih

2. Kekuasaan geografis – Ketimpangan sumber daya antar kabupaten/kota memengaruhi performa tim, sementara status tuan rumah memberikan keuntungan tersendiri.

3. Kekuasaan simbolik – Turnamen menjadi sarana ekspresi identitas lokal dan prestise daerah, di mana kemenangan memiliki makna sosial dan simbolik.

4. Kekuasaan ekonomi – Komodifikasi turnamen melalui sponsor, hadiah, dan eksposur media menciptakan relasi kekuasaan baru yang menempatkan aktor dengan akses sumber daya lebih tinggi dalam posisi dominan.

Baca Juga :  Bupati SBS Puji Suara Merdu Koor St. Mikhael Umafoun, Siapkan Hadiah Spesial di Misa Kamis Putih

Secara keseluruhan, ETMC 2025 mencerminkan bagaimana olahraga dapat menjadi medium politik, sosial, dan ekonomi, di mana kekuasaan diproduksi, dinegosiasikan, dan direproduksi melalui praktik dan interaksi antar aktor.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung