Ia juga menyoroti kepemimpinan Yohanes Berchmans Nahak yang dianggap tidak mampu membawa KONTAS Malaka ke arah yang lebih baik.
Ferdy Bria menyebut beberapa faktor yang menyebabkan kemunduran KONTAS Malaka, salah satunya adalah tindakan kontroversial Berchmans Nahak. Ia diduga menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dan mengabaikan kepentingan komunitas.
“Berchmans Nahak sering bertindak sendiri, menggunakan nama KONTAS Malaka untuk kepentingannya sendiri, serta mengabaikan prinsip kerja sama dalam komunitas wartawan,” tegas Ferdy.
Selain itu, Berchmans Nahak juga dituding menetapkan masa kepemimpinannya selama lima tahun secara sepihak, padahal berdasarkan Anggaran Dasar, masa jabatan ketua hanya dua tahun. Ia juga disebut-sebut mengangkat beberapa pemuka agama dan pejabat pemerintah sebagai penasihat tanpa persetujuan anggota lainnya.
“Tindakan tersebut bertentangan dengan independensi dan profesionalisme wartawan yang harus bekerja tanpa intervensi pihak luar,” tambahnya.
Ferdy Bria juga menyoroti legalitas kepemimpinan Berchmans Nahak. Menurutnya, Surat Keputusan (SK) yang dimiliki tidak sah karena tidak melalui prosedur yang benar.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
