“SK yang ia pegang tidak dikeluarkan oleh Dewan Pembina atau Dewan Penasehat, melainkan oleh Ketua Tim Lima yang sebenarnya tidak memiliki wewenang,” jelasnya.
Ia menegaskan, selama kepemimpinan Berchmans Nahak, tidak pernah ada pengukuhan resmi yang sesuai prosedur. Oleh karena itu, TPK merasa perlu mengambil langkah penyelamatan untuk memastikan KONTAS Malaka kembali berjalan sesuai dengan aturan organisasi.
KONTAS Malaka didirikan pada Mei 2014 oleh tujuh wartawan, yakni Cyriakus Kiik, Boni Atolan, Markus Baria Berek, Hironimus Seran, Paulus Eddy Sumantri, Yohanes Berchmans Nahak, dan Petrus Seran.
Awalnya, Cyriakus Kiik menjabat sebagai ketua dan Yohanes Berchmans Nahak sebagai sekretaris. Namun, karena minimnya aktivitas, organisasi ini sempat vakum.
Pada 4 November 2021, KONTAS Malaka dihidupkan kembali melalui pemilihan di Kafe Ltari, Betun. Saat itu, Cyriakus Kiik kembali terpilih sebagai ketua, sementara Yohanes Berchmans Nahak menjadi sekretaris.
Kini, dengan adanya pengambilalihan oleh TPK, KONTAS Malaka diharapkan kembali aktif dan berperan dalam dunia jurnalistik di perbatasan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
