“Kehadiran Yang Mulia Bapak Uskup menjadi berkat tersendiri bagi umat, masyarakat Paroki Kamanasa, dan Pemerintah Kabupaten Malaka,” ujar HMS.
Henri Simu mengatakan, Misa Syukur Panen bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk mengingat bahwa setiap bulir padi, jagung, maupun hasil bumi lainnya merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri.
Karena itu, HMS mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk terus memelihara semangat syukur dalam kehidupan sehari-hari, terlebih atas hasil panen yang telah diterima tahun ini.
Menurutnya, rasa syukur akan melahirkan semangat bekerja, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama sehingga berkat yang diterima dapat menjadi berkat bagi banyak orang.
“Kami berharap ini menjadi contoh bagi paroki-paroki dan desa-desa lainnya di Kabupaten Malaka. Apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita harus selalu disyukuri dan kita berterima kasih atas kasih yang telah kita terima,” ungkapnya.
Wabup HMS berharap tradisi Misa Syukur Panen terus dilestarikan sebagai warisan iman dan budaya masyarakat Malaka. Selain menjadi ungkapan terima kasih kepada Tuhan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat membangun daerah melalui nilai-nilai religius.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












