TIMORMEDIA.COM – Panitia Pelaksana Respek OBM CUP III mengeluarkan klarifikasi resmi terkait kontroversi pemberian hadiah pencetak gol terbanyak (top skor) dalam turnamen sepak bola.
Polemik muncul setelah laga perebutan juara tiga antara Lanain FC melawan Galacticos FC berakhir dengan skor mencolok 10–6, yang memunculkan dugaan adanya praktik match fixing atau pengaturan skor.
Dalam keterangannya, panitia menyebutkan awalnya hadiah untuk top skor ditetapkan sebesar Rp2 juta. Namun, karena adanya indikasi manipulasi skor, panitia akhirnya tetap memberikan penghargaan tetapi hanya sebesar Rp500 ribu.
“Walaupun melanggar aturan, panitia tetap memberikan penghargaan, namun hanya sebesar Rp500 ribu. Ini merupakan bentuk kompromi, meski tidak sejalan dengan aturan FIFA dan PSSI,” tulis Panitia Pelaksana dalam rilis resmi.
Panitia menegaskan bahwa manipulasi skor tidak bisa ditoleransi karena melanggar prinsip fair play.
Berdasarkan regulasi FIFA dan PSSI, pertandingan sepak bola harus dijalankan dengan kejujuran, sportivitas, serta menjaga integritas kompetisi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












