TIMORMEDIA.COM – Pemerintah melalui BPI Danantara akan mengarahkan fokus investasinya pada delapan sektor strategis guna menciptakan nilai tambah berkelanjutan dan menggerakkan perekonomian nasional.
Hal tersebut dikatakan Managing Director Finance Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Arief Budiman.
“Dividen dari BUMN itu akan diinvestasikan kembali agar Danantara bisa mengantongi nilai tambah dan menggerakkan perekonomian nasional,” ujar Arief.
Menurut Arief, Danantara menargetkan penyaluran investasi sebesar US$ 5 miliar atau sekitar Rp 81,4 triliun pada semester kedua tahun ini.
Dana tersebut akan diarahkan pada delapan sektor utama yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, antara lain sektor mineral dan hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur digital, pelayanan kesehatan, layanan keuangan non-bank, infrastruktur utilitas seperti air dan limbah, kawasan industri, serta ketahanan pangan.
Ia menambahkan bahwa pemilihan sektor-sektor tersebut bukan hanya berdasarkan potensi keuntungan, tetapi juga mempertimbangkan dampak ekonomi terhadap Indonesia secara menyeluruh.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












