“Keputusan investasi akan didasarkan pada tiga pertimbangan utama, yaitu dampak terhadap perekonomian Indonesia, potensi imbal hasil, dan besarnya peluang investasi di sektor terkait,” jelas Arief.
Fokus pemerintah dalam memaksimalkan investasi melalui Danantara juga mendapat sorotan dari laporan “OECD Economic Outlook” edisi Juni 2025. OECD menyebut bahwa percepatan realisasi investasi publik, khususnya melalui Danantara, dengan tetap menjaga transparansi dan akuntabilitas, akan memberi dorongan signifikan terhadap prospek pertumbuhan ekonomi nasional.
Di tengah kebijakan efisiensi belanja lintas sektor, investasi melalui Danantara dipandang sebagai instrumen strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menambahkan bahwa dalam setiap keputusan investasi, Danantara akan mengedepankan aspek komersialisasi dan pengembalian investasi yang sehat.
“Paling penting bagi Danantara adalah tingkat pengembalian investasi dan komersialitas sebuah kegiatan,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












