Pandu juga menyebutkan bahwa sektor-sektor prioritas tersebut telah melalui kajian yang mendalam berdasarkan dampak ekonomi dan kesesuaian dengan visi misi pendirian Danantara.
Selain delapan sektor utama yang telah disebutkan, Danantara juga membuka peluang pada sektor-sektor baru seperti pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) dan manufaktur semikonduktor canggih.
Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyebut bahwa meskipun dana investasi awal sebesar US$ 5 miliar tergolong kecil untuk ukuran lembaga pengelola dana kekayaan negara (sovereign wealth fund), fokus Danantara yang selektif pada sektor strategis dinilai sebagai langkah yang tepat.
“Saya yakin hilirisasi akan menjadi prioritas utama karena memiliki potensi dampak ekonomi yang besar dan mendukung transformasi industri nasional,” kata Wijayanto.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












