Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025

Avatar photo
Reporter : Juan Agilo Editor: Redaksi
Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025 Penulis:Apriliano Juan Agilo Program Studi Ilmu Politik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,Universitas Nusa Cendana Kupang,Nusa Tenggara Timur/ istimewa

Antonio Gramsci menekankan bahwa kekuasaan dipertahankan melalui persetujuan (consent), bukan hanya paksaan. Hegemoni terjadi ketika nilai dan kepentingan kelompok dominan diterima sebagai sesuatu yang “normal”.

Dalam ETMC:

  • Dominasi pemerintah daerah dan elite olahraga diterima sebagai hal wajar.
  • Turnamen digunakan untuk membangun narasi persatuan, pembangunan, dan kebanggaan daerah, yang memperkuat legitimasi kekuasaan.
Baca Juga :  Tiga Kepala Daerah Perbatasan Sepakat Perkuat Tekanan ke Pusat Soal Infrastruktur Jalan

4. Teori Politik Olahraga (Sport and Politics)

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam kajian Sosiologi Olahraga, olahraga dipandang sebagai bagian dari sistem sosial dan politik. John Hargreaves menyatakan bahwa olahraga sering menjadi alat untuk:

  • Legitimasi kekuasaan
  • Mobilisasi massa
  • Representasi identitas kolektif
Baca Juga :  Bupati SBS: Negara Maju Tidak Dipimpin Pemimpin Lembek Tapi Kepemimpinan yang Tegas

ETMC mencerminkan hal ini melalui:

  • Keterlibatan pemerintah sebagai aktor politik
  • Partisipasi masyarakat dalam mendukung tim daerah
  • Penggunaan sepak bola sebagai simbol integrasi social

5. Teori Komodifikasi dalam Olahraga

Konsep komodifikasi menjelaskan bagaimana olahraga berubah menjadi komoditas ekonomi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung