Antonio Gramsci menekankan bahwa kekuasaan dipertahankan melalui persetujuan (consent), bukan hanya paksaan. Hegemoni terjadi ketika nilai dan kepentingan kelompok dominan diterima sebagai sesuatu yang “normal”.
Dalam ETMC:
- Dominasi pemerintah daerah dan elite olahraga diterima sebagai hal wajar.
- Turnamen digunakan untuk membangun narasi persatuan, pembangunan, dan kebanggaan daerah, yang memperkuat legitimasi kekuasaan.
4. Teori Politik Olahraga (Sport and Politics)
Dalam kajian Sosiologi Olahraga, olahraga dipandang sebagai bagian dari sistem sosial dan politik. John Hargreaves menyatakan bahwa olahraga sering menjadi alat untuk:
- Legitimasi kekuasaan
- Mobilisasi massa
- Representasi identitas kolektif
ETMC mencerminkan hal ini melalui:
- Keterlibatan pemerintah sebagai aktor politik
- Partisipasi masyarakat dalam mendukung tim daerah
- Penggunaan sepak bola sebagai simbol integrasi social
5. Teori Komodifikasi dalam Olahraga
Konsep komodifikasi menjelaskan bagaimana olahraga berubah menjadi komoditas ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












