Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemred Timorline Desak Propam Periksa Dugaan Pengaduan “Omon-omon” di Polres Belu

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Pemred Timorline Desak Propam Periksa Dugaan Pengaduan “Omon-omon” di Polres Belu/ Pemimpin Redaksi Timorline.com Cyriakus Kiik, SH. istimewa

“Kayaknya hanya omon-omon untuk intimidasi wartawan. Kalau hanya omon-omon lalu wartawan dipanggil secara lisan, ini jelas bentuk intimidasi,” tegasnya.

Ia bahkan meminta Kapolres Belu melalui Propam untuk menelusuri apakah benar terdapat laporan resmi yang masuk melalui SPKT Polres Belu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Kiik, penting untuk memastikan legalitas laporan tersebut demi menghindari penyalahgunaan kewenangan yang dapat mencederai kebebasan pers.

Baca Juga :  Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis, Kompol Cosmas Kaju Gae Resmi Dicopot dari Polri

Pertanyakan Pengambilan ID Card Wartawan

Selain mempersoalkan prosedur pemanggilan, Kiik juga mempertanyakan tindakan penyidik yang disebut mengambil dan memfotokopi kartu identitas pers milik Vester AN.

Ia menegaskan, sesuai Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, wartawan memang wajib menunjukkan identitas saat menjalankan tugas jurnalistik maupun untuk kepentingan hukum. Namun, menurutnya, pengambilan dan fotokopi identitas wartawan tanpa kejelasan perkara patut dipertanyakan.

Baca Juga :  Sinergitas Antar Lembaga Efektif Cegah Penyelundupan

“Kalau kartu identitas wartawan diambil dan difotokopi untuk urusan yang tidak jelas, tentu harus dipertanyakan maksud dan tujuannya,” katanya.

Timorline Pertimbangkan Langkah Hukum

Sebagai Pemimpin Umum dan Penanggung Jawab media, Kiik mengaku pihaknya sedang membahas kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap Vicky Nahak.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung