Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemred Timorline Desak Propam Periksa Dugaan Pengaduan “Omon-omon” di Polres Belu

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Pemred Timorline Desak Propam Periksa Dugaan Pengaduan “Omon-omon” di Polres Belu/ Pemimpin Redaksi Timorline.com Cyriakus Kiik, SH. istimewa

TIMORMEDIA.COM – Pemimpin Redaksi Timorline.com, Cyriakus Kiik, mempertanyakan kejelasan laporan yang diduga dibuat Vicky Nahak di Polres Belu terkait status kewartawanan Silfester Amafnini atau Vester AN.

Kiik menilai langkah tersebut terkesan hanya sebatas “omon-omon” yang kemudian berujung pada dugaan intimidasi terhadap wartawan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pernyataan itu disampaikan Kiik saat dihubungi pada Kamis (14/05/2026) pagi. Ia mengaku heran dengan proses pemanggilan terhadap Vester oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Belu yang disebut hanya dilakukan secara lisan.

Baca Juga :  Kasus Pengeroyokan Jurnalis ViralNTT.com oleh Oknum Kades Letmafo Berlanjut, Polres TTU Gelar Pra-Rekonstruksi

Menurut Kiik, apabila benar terdapat pengaduan resmi dari Vicky Nahak, maka pemanggilan terhadap wartawan seharusnya dilakukan secara tertulis sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kalau memang ada pengaduan resmi, tentu harus ada surat panggilan resmi sehingga jelas wartawan kami dipanggil dalam perkara apa,” ujar Kiik.

Baca Juga :  Kejari Belu Naikan Status Dugaan Korupsi Septic Tank Dinas PUPR Malaka 2021 Ke Tahap Penyidikan

Ia menyebut informasi terkait pemanggilan tersebut diperoleh dari Bripka Charles T. Lapudooh di Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Belu yang sebelumnya juga telah dikonfirmasi media.

Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan

Cyriakus Kiik menduga persoalan tersebut hanya bermula dari pembicaraan informal antara pihak tertentu dengan penyidik, namun kemudian berkembang menjadi pemanggilan terhadap wartawan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung